Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Sunday, 29 April 2018

BAHAYA PESTISIDA!! bagi kesehatan kewanitaan !!

Share

    
Literatur Jurnal

    Wanita dengan tingkat risiko paparan tinggi pestisida 9,11 kali lebih besar berisiko untuk mengalami keracunan pestisida dapat mengakibatkan dampak negatif jangka panjang bagi kesehatan reproduksi ( Gernauli, Imelda 2010).

        Efek negatif dari paparan tersebut akan menyebabkan banyak resiko terhadap masalah kesehatan reproduksi salah satunya bagi usia matang yang belum menikah atau telah menikah yaitu salah satu hal yang ditakutkan adalah mengganggu fungsi organ reproduksi yang menyebabkan banyak masalah yang terjadi di organ dalam kewanitaan dan dapat pula menyebabkan kegagalan dalam kehamilan atau infertilitas.

       Rose-v adalah minuman herbal atau jamu secara modern dengan komposisi yang berasal dari tumbuhan berkhasiat yang dimiliki rose-v yaitu ekstrak Manjakani sebagai antibiotik untuk mencegah keracunan dalam tubuh karena peptisida dan kunyit putih dapat menetralkan racun dalam tubuh. Sudah saatnya memperhatikan kesehatan kewanitaan secara baik terlebih bagi wanita yang berada di lingkungan pertanian dan perkebunan yang memiliki tingkat resiko lebih besar terhadap paparan keracunan pepstisida yang dapat menyebabkan masalah serius dikemudian hari tanpa mengeluarkan uang yang banyak untuk memiliki produk Rose-v sebagai cara pencegahan bagi kesehatan dan mendapatkan hasil yang jauh dari diharapkan pentingnya perhatian lebih karena kesehatan masalah reproduksi adalah aset masa depan yang tidak bisa digantikan harganya dengan penyesalan dikemudian hari.   

sumber : PURBA, IMELDA GERNAULI (2010) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR KOLINESTERASE PADA PEREMPUAN USIA SUBUR DI DAERAH PERTANIAN. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

Info lebih lanjut..
FREE KONSULTASI

WA 👉0821 3346 4805

0 comments:

Post a Comment